Kisah Mak Lampir

Cerita / Kisah Mak Lampir sangatlah terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Cerita tentang mak lampir ini pernah menjadi salah satu sinetron tenar pada tahun 1995an dengan judul Misteri Gunung Merapi. Sinetron ini berhasil mendapat hati dari para penonton Indonesia. Sehingga pada tahun 2015 dan 2018an sinetron ini kembali hadir di layar televisi Indonesia dengan judul Dendam dari Gunung Merapi dan Misteri Gunung Merapi 2018.

Kisah Mak Lampir Awalnya Merupakan Putri Kerajaan Yang Cantik

Mak Lampir yang sakti ini pada awalnya memiliki nama Siti Lampir Maimunah, yang merupakan murid dari nenek Serintil. Nenek Serintil merupakan guru yang sakti mandraguna dari aliran hitam Anggrek Jingga. Nenek ini sendiri berasal dari pulau jawa dan merupakan pemuja Batara Kala (putera dari dewa siwa, sang penguasa waktu).

Banyak warga indonesia salah menduga dan berpikir bahwa mak lampir merupakan legenda asal gunung merapi Jawa. Mak Lampir sendiri sebenarnya berasal dari tanah sumatera tepatnya di gunung marapi, kabupaten asam Kota Bukit Tinggi Sumatera Barat. Legenda Mak Lampir ini sendiri memiliki Kaitan dengan Legenda 7 Manusia Harimau yang juga berasal dari Sumatera Barat.

Mak Lampir

Kisah Mak Lampir Muda

Siti Lampir Maemunah / Mak Lampir adalah seorang putri dari kerajaan kuno yaitu Champa. Champa merupakan bahasa Vietnam yaitu Chiem Thanh dengan arti kerajaan yang pernah menguasai daerah yang sekarang termasuk Vietnam Tengah dan Selatan. Perkiraan Kerajaan ini pernah berkuasa antara abad ke 7 hingga abad ke 19 tepatnya pada tahun 1832.

Saat Remaja Siti Lampir merupakan wanita cantik, baik dan pemalu seperti gadis gadis remaja lainnya. Suatu hari Siti Lampir bertemu dengan seorang pertualang yang bernama Datuk Panglima Kumbang (Seorang bangsawan). Beliau adalah panglima dari pasukan alam kegelapan sehingga mendapat gelar datuk. Pertemuan ini langsung membuat Siti Lampir jatuh cinta terhadap panglima yang gagah ini.

Cinta Siti Lampir disambut baik oleh panglima kumbang. Sayangnya kedua orang tua Panglima Kumbang menentang Cinta mereka, hal ini membuat sang putri sakit hati. Sang putri yang putus cinta ini kemudian ke gunung marapi untuk melakukan pertapaan. Dalam pertapaan ini, Siti lampir bertemu dengan seorang guru yang sangat sakti. Guru mewariskan ilmu sakti mandraguna tanpa tanding kepada sang putri. Kesaktian putri membuatnya mendapat julukan mak lampir yang ditakuti oleh berbagai kalangan orang.

Sehabis dari pertapaan, Siti Lampir melakukan pertualangan untuk mencari pujaan hatinya. Tetapi takdir memjawab hal lain, mereka bertemu dalam medan pertempuran. Dalam pertempuran tersebut menewaskan panglima kumbang.

Panglima Kumbang hidup kembali

Mak Lampir yang sangat sedih atas tewasnya kekasihnya. Tidak menerima keadaan, Mak Lampir berusaha menghidupkan kembali Panglima Kumbang dengan mengikatkan Jiwa datuk kumbang ke bumi. Kesaktian Mak Lampir berhasil menghidupkan kembali Panglima Kumbang, namum mak lampir harus membayarnya dengan wajah menjadi sangat tua dan buruk rupa dengan seluruh rambut memutih dan sangat menyeramkan.

Mak Lampir berharap Panglima kumbang tetap mencintainya walaupun sudah buruk rupa. Panglima kumbang tidak menerima pengorbanan Mak Lampir ini. Panglima kumbang tidak menerima mak lampir yang buruk rupa dan menganggap wanita ini adalah peneror masyarakat. Sejak itu pertempuran gaib untuk menaklukan Mak Lampir terjadi.

Dan menurut berbagai legenda, setelah berbagai orang sakti meneror mak lampir. Mak Lampir sendiri mengungsi ke pulau jawa tepatnya di gunung merapi.  Mak lampir membangun kerajaan gaib dan bersekutu dengan iblis. Hal ini membuat mak lampir bisa hidup hingga ratusan tahun. Para masyarakat sekitar sana mempercayai mak lampir terus hidup dan meneror masyarakat.

Blog Linkrmag

Tinggalkan komentar